Aksi Pasukan Oranye Menanggulangi Sampah Di Kali Sunter –┬áKali Sunter dimanfaatkan untuk menjadi populer karena sampahnya. Tetapi jika kita lihat sekarang terlihat berbeda. Ucapkan selamat tinggal pada lautan sampah. Semua itu bukan keprib dari upaya prajurit orangutan DKI Jakarta.

Aksi Pasukan Oranye Menanggulangi Sampah Di Kali Sunter

Aksi Pasukan Oranye Menanggulangi Sampah Di Kali Sunter

koil berjalan ke beberapa tentara oranye yang biasanya membersihkan Kali Sunter. Salah satunya adalah Sudirman. Dia mulai menjadi tentara oranye pada tahun 2012.

Pertama kali dia bekerja, yang terlihat hanya lautan sampah. Masalahnya sangat parah.

“Sampai sampah bisa terinjak juga tidak tenggelam, begitu keras sampah dicampur dengan tanah,” kata Sudirman, Sabtu (14/1).

Kekagumannya tidak berhenti di situ. Bahkan begitu ia pernah menemukan pohon pisang selain limbah Sungai Sunter. “Selain sampah adalah pohon pisang sampai mengembang,” kenangnya.

Selain Sudirman, aacleanup juga sempat bicara dengan Solihin, pasukan oranye yang dimanfaatkan untuk membuang sampah di Kali Sunter. Dia mulai bekerja sebagai pasukan oranye pada tahun 2012, mirip dengan Sudirman.

Berkaitan dengan pengalaman yang berbeda, ia juga memverifikasi temuan Sudirman tentang pohon pisang yang berkembang di samping sampah yang menutupi Sungai Sunter.

Berikut Penyataan Salah Satu Anggota Oranye

Namun dia sebenarnya telah menemukan hal-hal yang unik lainnya juga. “Saya memanfaatkan untuk menemukan jenglot, sekecil apa pun itu,” kata Solihin. Dia tidak khawatir tentang temuan selama waktu itu meskipun jenglot berhubungan dengan okultisme.

Selain jenglot ia juga biasanya menemukan barang-barang seperti tas, anggaran, atau celana panjang. Ketika berada, ia meraih dan memeriksa satu set sampah di antara sampah di Kali Sunter. “Ini akan dibersihkan jika kita bisa memanfaatkannya,” kata Solihin.

Keuntungan dari pasukan oranye ini sendiri juga dirasakan langsung oleh Sudirman. Dia yang tinggal tidak jauh dari Kali Sunter, mengaku bahwa setiap tahun umumnya terkena banjir. Namun mengingat Sungai Sunter digali dan sampahnya dibuang, sungai hanya segera meluap. “Tapi itu tidak lama, cepat surut,” kata Sudirman.

Kesulitan banjir di Jakarta sebenarnya telah berubah menjadi salah satu perbincangan di Jakarta Pilgub bertengkar tadi malam. Dua kandidat untuk guv, Agus Yudhoyono dan juga Basuki Tjajaha Purnama telah berdebat mengenai banjir serta rencana waktu.

Ahok menyebutkan, selama dia datang menjadi Gubernur DKI Jakarta, sudah diurus menguranngi 2/3 faktor banjir. Meski demikian, Ahok mengaku masih ada lebih dari 400 titik banjir yang belum terselesaikan.

Berdasarkan informasi dari Jakarta Calamity Administration Company (BPBD), pada tahun 2016, berbagai kasus banjir menurun dibandingkan tahun 2015 kembali.
Tape-record dalam periode Januari-Agustus 2016, masih ada 700 situasi banjir.

Sementara dalam durasi yang sama pada tahun 2015, kasus banjir mencapai 889 situasi. Jika berdasarkan data ini, penurunan berbagai faktor banjir tidak sampai lima puluh persen.

Normalisasi sungai adalah salah satu metode untuk mengurangi banjir di Jakarta. Beberapa tugas normalisasi sedang berjalan, tetapi tidak beberapa yang belum terpecahkan.

Selain warga jakarta yang harus menjaga kebersihan para pemain judi online Di Agen Sbobet yang sedang mencari keuntungan dari bermain judi online juga di antisipasi supaya menjaga kebersihan lingkungan.